DAUN SIRIH MERAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KRIYA KAYU

Niko Andeska

Abstract


Artikel ini merupakan hasil penelitian mengenai daun sirih merah dan di visualkan kedalam karya seni kriya. Tanaman sirih merah tumbuh menjalar seperti halnya sirih hijau. Dilihat dari segi warna, pada daun sirih merah memiliki perpaduan warna hijau dan merah hati sehingga menambah nilai-nilai estetis pada daun sirih tersebut. Daun sirih merah juga memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan yang sangat bermanfaat bagi kita sebagai pengobatan tradisonal, seperti mengobati kanker payudara, jantung, dan sebagainya. Daun sirih merah sebagai sumber ide penciptaan seni kriya cukup representative, hal ini dikarenakan daun sirih merah memiliki banyak keunikan yang layak untuk diangkat sebagai aspirasi dalam penciptaan karya seni kriya, sekaligus sebagai media ekspresi bagi penulis mewujudkan karya berbentuk daun sirih merah dalam penerapan garis dan warna sebagai penggambaran karakter daun sirih, kemudian memunculkan figur manusia.

Keywords


Daun Sirih Merah dan Kriya Kayu

Full Text:

PDF

References


Bastomi, Suwaji, 1982, Seni Ukir Jepara, Semarang, Semarang Press.

Djelantik, A.A.M. 1998. Estetika: Sebuah Pengantar, MSPI: Bandung.

Feldmand, Burke Edmund, 1991, Art As Image And Idea, Trj. SP. Gustami, Fakultas Seni Rupa dan Disain Institut Seni Indonesia: Yogyakarta.

Gustami, SP, 2007, Butir-butir Mutiara Estetika Timur, Ide Dasar Pengkaryaan Seni Kriya Indonesia Prasista: Yogyakarta.

Shadily, Hasan. 1980. “Ensiklopedia Indonesia”. Jakarta; Ichtiar Baru.

Soedarso Sp. 2006. Trilogi Seni: Pengkaryaan Eksistensi dan Kegunaan Seni, Yogyakarta, ISI Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.