MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELING BAGI ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Ismah Ismah, Istikharoh Istikharoh

Abstract


Layanan konseling merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sekolah dalam upaya  menjalankan misinya, yaitu  menyelenggarakan layanan pendidikan yang bermutu. Salah satu bentuk inovasi layanan  konseling di sekolah adalah program layanan konseling bagi anak korban kekerasan dalam rumah tangga  (KDRT). Layanan ini diharapkan dapat menjadi  program yang bersifat strategis dalam mendukung proses pembelajaran, karena memfokuskan pada kegiatan pendampingan dan penyelesaian masalah yang dialami anak dalam keluarga. Idealnya, anak senantiasa mendapat perlindungan dan kasih sayang dalam keluarganya. Akan tetapi, jika terdapat anak yang mengalami problem dalam keluarga, misalnya tindak kekerasan dari orangtuanya, maka sekolah, sebagai rumah kedua bagi anak tersebut, sudah seharusnya dapat membantu permasalahan ini melalui layanan konseling.

Layanan konseling di sekolah dibutuhkan karena setiap anak sebagai individu memiliki persoalan atau permasalahan yang berbeda. Terdapat anak yang bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bantuan dari pihak lain, namun terdapat pula anak yang membutuhkan pihak lain untuk membantu memecahlan masalah yang dihadapinya. Untuk itu  layanan konseling merupakan layanan yang sangat tepat diadakan di sekolah, karena ketika siswa mendapatkan masalah dan dibantu untuk memecahkan masalah tersebut, maka tidak akan mengganggu proses perkembangan yang dialuinya baik itu proses pembelajaran maupun proses berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.


Keywords


layanan konseling, anak korban KDRT.

Full Text:

PDF

References


Ar rimal Al hakim, Pengertian Manajeman, http://ketikqwerty.wordpress.com, di akses 1 desember 2015

Arikunto Suharsimi dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, Evaluasi Program pendidikan ,Jakarta: Bumi Aksara, 2009

Asmani, Jamal Ma,mur Manajemen Pengelolaan Dan Kepemimpinan Pendidikan Profesional:Panduan Quality Control bagi para Pelaku Lembaga pendidikan(Jogakarta:DIVA Press, 2001), 70.

F Jones,Vernon Comprehensive Classroom Management Creating Communication and Support and Solving Problems, Alyn and Bacon: Boston.1965

Fattah, Nanang Dasar-Dasar Manajemen, Gajah Mada Press, Yogyakarta, 2000.

Huraeroh,Abu, Kekerasan Terhadap Anak,Bandung: Nuansa, 2007.

Iska,Zikri Neni, Pengantar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Kizi Brother,s, 2011.

Peraturan menteri Negara Pemberdayaan Anak dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No 02 tahun 2011 Tentang pedoman penanganan Korban Kekerasan anak

Prayitno dan Erman Amti, Dasar-Dasar Bimbingan Konseling, Jakarta: RINEKA CIPTA, 2008.

Syahril & Riska Ahmad, Pengantar Bimbingan dan Konseling , Padang: Angkasa Raya, 1986.

Tohirin, Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah: Berbasis Integrasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

UU RI Nomor 23 Tahun 2004, Tentang Penghapusan KDRT, Bandung: Citra Umbara,2004

Yusuf, Syamsu LN dan A.Juntika Nurihsan, landasan Bimbingan & Konseling, Bandung: Rosdakarya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.