ESTETIKA INTERIOR RUMAH COMPOUND DI KAWASAN KOTAGEDE YOGYAKARTA

Cerrya Wuri Waheni

Abstract


Rumah yang dikenal oleh masyarakat Indonesia pada umumnya menjadi istilah “omah” pada masyarakat Jawa yang menunjukan suatu bangunan yang diberi atap dan dipakai untuk tempat tinggal atau keperluan lainnya. Unit unit ruang pada rumah Jawa, memiliki fungsi yang berbeda yang menentukan cara berkelakuan dan berinteraksi manusia di dalamnya. Unit unit ruang tersebut apabila disejajarkan dapat digambarkan sebagai suatu kontinum dari ruang yang paling publik (pendapa omah ngarep) sampai ke yang paling privat (pawon dan kulah pada bagian omah mburi). Dari ruang yang paling sakral ke ruang yang paling profan. Dari ruang yang paling bersih, sampai ruang yang paling kotor. Kontinum ruang yang digambarkan ini juga menunjukkan kesinambungan dan ruang yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sosial budaya sampai ke ruang yang berfungsi memenuhi kebutuhan emosional serta biologis. Penulis mencoba melakukan penelitian dari sudut pandang estetika interior rumah coumpound di kawasan kotagede Yogyakarta, dengan harapan bisa menambah ilmu pengetahuan bahwa interior yang terdapat pada rumah Jawa memuat unsur keindahan dan makna tersendiri sebagai pembelajaran bagi manusia yang berada di dalamnya. Estetika interior rumah coumpound ini harapannya juga bisa mengingatkan kembali kepada diri penulis sendiri sebagai perempuan Jawa dan masyarakat Jawa pada umumnya yang terkhusus perempuan di Yogyakarta, untuk mengetahui bahwa pada zaman dahulu rumah coumpound pernah bersaksi di dalam kehidupan perempuan Jawa. Semoga pengetahuan ini bisa menjadi pengetahuan dalam pembentukan sikap dan perilaku masyarakat selain masyarakat Jawa, agar dengan mudah larut dalam pola kehidupan budaya tradisional Jawa.

 


Keywords


Omah;penelitian;estetika;interior;coumpound

Full Text:

PDF Full Teks

References


Alvares, E., 1996, Karakter Arsitektur kota Padang, Jurusan Tenik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Amiseno, Wondo, 1986, Kotagede Between Two Gates, Department of Architecture, Engineering Faculty Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Ardiyanto, A., 1996, Pola Spasial Permukiman Mlaten Semarang, Tesis, Program Pascasarjana, Jurusan Teknik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Budiharjo, Eko, 1996, Menuju Arsitektur Indonesia, Alumni, Bandung.

Collier, William L., 1981, Agricultural Evolution in Java, dalam Gary E. Hansen, ed. Agricultural and Rural Development in Indonesian, Boulder,Westview Press, Colorado.

Frick, H., 1997, Pola Struktur Dan Teknik Bangunan Di Indonesia; Suatu pendekatan arsitektur Indonesia melalui patern language secara konstruktif dengan contoh arsitektur Jawa Tengah, Kanisius, Yogyakarta.

Habraken, NJ, 1978, General Principeles of About The Way Environment Exist, Departement of Architecture, MT, Massacuhussets

Hariyadi, Setiawan, B., 1995, Arsitektur Lingungan Dan Perilaku; Suatu pengantar ke teori, metodologi dan aplikasi, Proyek Pengembangan Pusat Studi Lingkungan; Dirjen Dikti Depdikbud, Jakarta.

Hillier, Bill, and Hanson, Julienne, 1984, The Social Logic of Space, Cambridge University Press, Cambridge.

Indartoro, L, 1992, Rumah Tinggal di Kotagede, Tinjauan Tipologi dan Morphologi, Tesis Pascasarjana, Program Studi Teknik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Iswati, Triyuni, 2001, Perubahan Denah Rumah Tinggal di Kampung Dalem Kotagede, Tesis, Pascasarjana, Jurusan Teknik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Kennedy, Robert Woods. 1963, The House And The Art Of Its Design : Reinhold Publishing Crporation, New York.

Listiati, Etty E, 1999, Rumah Tinggal Kampug Kauman Semarang, Tesus S2, Program Pascasarjana, Jurusan Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Mulyani, Tri H., 1996, Karakter Visual Koridor Jl. Pemuda Semarang, Tesis Program Pascasarjana, Program Studi Arsitektur, jurusan Ilmu-Ilmu Teknik, UGM, Yogyakarta.

Mulyati, A., 1985, Pola Spasial Permukiman di Kampung Kauman Yogyakarta, Tesis Program Pascasarjana, Program Studi Arsitektur, jurusan Ilmu-Ilmu Teknik, UGM, Yogyakarta.

Musdari, 2004. Pola Spasial Permukiman Cina di Makasar. Tesis Program Studi Jurusan Ilmu-Ilmu Teknik Universitas Gadjah Mada.

Normies, A., 1992, Kamus Bahasa Indonesia, Karya Ilmu, Surabaya.

Pei, M., 1971, Encyclopedia Americana, Grolier Incorporated, New York.

Poerwadarminta, 1972, Kamus Lengkap, Hasta, Jakarta.

Prasetyaningsih, Yulyta P. dan Nuryanto, 2005. Spatial Changes Pattern on Chinese Houses in Lasem, Rembang. Proceedings International Seminar on Culture Living, Department of Architecture and Planning Gadjah Mada University.

Rapoport, A., and Altman, Irwin, 1980, Human Behavior and Environment, Plenum Press, New York.

Ronald, A., 1990, Ciri-ciri Karya Budaya di Balik Tabir Keagungan Rumah Jawa, Uneversitas Atmajaya, Yogyakarta.

Santosa, B.Revianto dan Maharika, Ilya Fajar, 1999. Considering Topological Entity and Level of Arrangement at The Basis of Spatial Syntax in Vernacular Architecture in Java and Bali. Proceedings Seminar on Vernacular Settlement : The role of local knowledge in built environment, The Faculty of Engineering University of Indonesia.

Setyaningsih, W, 2000, Sistem Spasial Rumah Ketib Di Kauman Surakarta, Tesis S2 Jurusan Tenik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Shirvani, H., 1985, The Urban Design Process, Van Nostrand Reinhold Company, New York.

Sugini, 1997, Tipomorfologi Perubahan Rumah Pada Perumahan Minomartani Yogyakarta; Tesis S2, Jurusan Teknik Arsitektur UGM, Yogyakarta.

Sumardjo, Yakob, 2014. Estetika Paradoks, Penerbit Kelir, Yogyakarta.

Sungguh, A., 1984, Kamus Istilah Teknik, Kurnia Esa, Jakarta.

Suryo, Djoko, dkk., 1985, Gaya Hidup Masyarakat Jawa Di Pedesaan : Pola Kehidupan Sosial Ekonomi dan Budaya, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara.

Titik, Y., 1995, Sistem Visual Kawasan Pusat Kota Lama, Tesis Program Pascasarjana, Program Studi Arsitektur, jurusan Ilmu-Ilmu Teknik, UGM, Yogyakarta.

Tjahjono, Gunawan, 1989. Cosmos, Center, and Duality in Javanese Architectural Traditions : The Symbolic Dimensions of House Shapes in Kotagede and Surroundings.Dissertation Doctor of Philosophy in Architecture of the University of California at Berkeley.

Widayati, Naniek, 1989, Karakteristik Perkampungan Laweyan di Surakarta, Pusat Penelitian Teknologi dan Pemukiman, Univ. Tarumanegara, Jakarta.

Wiryomartono, A. Bagoes P., 1995, Seni Bangunan dan Seni Binakota di Indonesia, Kajian mengenai Konsep, Struktur, dan Elemen Fisik Kota sejak Peradaban Hindu-Budha, Islam hingga Sekarang, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Yudohusodo, Siswono, 1991 Rumah Untuk Seluruh Rakyat, Kementrian Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta.

www.yogyes.com.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.