MEMBUMIKAN DAKWAH DI ERA KINI

Mukhammad Wakhiddin

Abstract


Di zaman kini, ilmu pengetahuan mendominasi kehidupan umat manusia. Seiring berjalannya waktu ia semakin berkembang pesat, tidak terkecuali dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi yaitu dengan munculnya internet. Dengan kemajuan tersebut telah memudah masyarakat dalam mengakses setiap hal, terlebih dengan munculnya internet yang membuat dunia seakan berada di genggaman tangan. Dalam pengertian yang luas, dakwah adalah upaya untuk mengajak seseorang atau sekelompok orang (masyarakat) agar memeluk dan mengamalkan ajaran Islam atau untuk mewujudkan ajaran Islam kedalam kehidupan yang nyata. Dakwah dalam konteks ini dapat bermakna pembangunan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan,memerangi kebodohan dan keterbelakangan serta pembebasan melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan. Ada beberapa hal yang mesti menjadi perhatian bersama dalam upaya membumikan dakwah di era kini, yaitu dengan cara menyeimbangkan antara peluang dan tantangan dakwah melalui media internet. Peluang tersebut diantaranya adalah sifat internet yang dapat menjangkau dengan luas dan murah; semakin meningkat pengguna internet setiap tahunnya; dan kesempatan bagi komunikator dakwah untuk berkreatifitas dalam berdakwah. Sedangkan tantangannya ialah masih banyak komunikator dakwah yang belum bisa memaksimalkan dan meningkatkan SDM nya dalam penggunaan internet; Kurangnya pengetahuan atau pemahaman tentang aturan yang berkaitan dengan penggunaan media internet; dan masih kurangnya ketertarikan para pengguna internet terhadap aplikasi maupun konten-konten dakwah. Kata Kunci: Dakwah, Internet, Peluang dan Tantangan

Full Text:

PDF

References


Abdul Basit, Dakwah Cerdas Di Era Modern, Jurnal Komunikasi Islam, Volume 03, Nomor 01. Surabaya: Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel,2013.

_________, Dakwah Remaja: Kajian Remaja dan Institusi Dakwah Remaja. Purwokerto: STAIN Press, 2011

_________, FilsafatDakwah. Jakarta : RajaGrafindo Persada, 2013.

_________, Wacana Dakwah Kontemporer. Purwokerto: Stain Press, 2006.

Abdul Munir Mulkhan, Ideologisasi Gerakan Dakwah; Episod Kehidupan M. Natsir dan Azhar Basyir . Jogjakarta: Sipress, 1996.

Abdul Rasyid, Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1993

Agus Ahmad Safei, Memimpin Dengan Hati yang Selesai: Jejak Langkah dan Pemikiran Baru Dakwah K.H. SyukriadiSambas. Bandung: Pustaka Setia, 2003.

Ahmad Rohani, Media Instruksional Edukatif. Jakarta : Rineka Cipta, 1992.

Ali Aziz, Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media, 2004.

Andy Dermawan dkk. Metodologi Ilmu Dakwah.Yogyakarta: LESFI, 2002.

Asep Muhyiddin.Metode Pengembangan Dakwah.Bandung: PustakaSetia, 2002.

Asep Saeful Muhtadi, Komunikasi Dakwah: Teori, Pendekatan dan Aplikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2012.

Azyumardi Azra, Konteks Berteologi di Indonesia: Pengalaman Islam. Jakarta: Paramadina, 1999.

Bambang S Maarif, Komunikasi Dakwah: Paradigma Untuk Aksi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2010.

Departemen Pendidikan dan kebudayaan,Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta:Balai Pustaka, 2007.

Didin Hafidhudin, Dakwah Aktual. Jakarta: Gema Insani Press, 1998.

Henry Subiakto dan Rachmah Ida, Komunikasi Politik, Media, dan Demokrasi. Jakarta: Kencana, 2012.

Jakfar Putih-Saifullah, Dakwah Tekstual Dan Kontesktual. Yogyakarta : AK Group, 2006.

Jalaludin Rakhmat, Psikologi Komunikasi, cet ke XXVI. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2008.

Joseph A. DeVito, Human Communication. Jakarta: Professional Books, 1997.

Joseph R. Dominick, The Dynamics Of Mass Communication, Twelfth Edition. New York: McGraw-Hill, 2013.

Judy C. Pearson dkk, Human Communication, Fifth Edition. New York: McGraw-Hill, 2013.

M. Quraish Shihab, MembumikanAlqur’an. Bandung: Mizan, 1992.

Moh. Ali Aziz, “Ilmu Dakwah” Ed. Rev. Cet.2. Jakarta : Kencana 2009.

Mohd. Rafiq, “Tantangan dan Peluang Komunikasi Islam di Era Globalisasi Informasi”, Jurnal Analityca Islamica, Vol.5, No.3, (2003), 149-168, http://idb2.wikispaces.com/file/view/ok2015.pdf (diakses 20 September 2016).

Muslich Shabir, TerjemahRiyadus Shalihin I. Semarang: ThohaPutra, 1981.

Nanih Machendrawaty & Agus Ahmad Safei, Pengembangan Masyarakat Islam: DariIdeologi, Strategs, sampai Tradisi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001.

Nurcholis Madjid, Islam Doktrin dan Peradaban; Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemoderenan, cet-IV. Jakarta: Yayasan Wakaf PARAMADINA, 2000.

Richard West dan Lynn H. Turner, Introducing Communication Theory, Third Edition. New York: The McGraw Hill, 2007.

Stanley J. Baran, Pengantar Komunikasi Massa: Melek Media Dan Budaya, Jilid 1, Edisi 5. Jakarta: Erlangga,2012.

Sumber Lain: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/01/09/o0ow4v334-persentase-umaIslam-di-indonesia-jadi-85-persen.

http://www.apjii.or.id/survei2016, (diakses 17 November 2016)

http://www.internetworldstats.com/stats.htm, (diakses 17 November 2016).

http://www.nugarislurus.com/2016/04/polemik-temuan-data-2-juta-muslimin-indonesia-murtad-setiap-tahun.html (diakses 8 Desember 2016)

http://www.wearesocial.com/htm, (diakses 17 November 2017




DOI: https://doi.org/10.52802/amk.v5i1.46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.