STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH KONTEMPORER

Tuti Munfaridah

Abstract


Dakwah Islam adalah kewajiban yang harus dilakukan umat muslim, terutama oleh ‘Ulama dan Da‘i. Kegiatan menyampaikan ajaran Islam kepada seseorang atau sekelompok orang supaya mereka memeluk Islam atau melaksanakan ajaran Islam demi mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kegiatan dakwah Islam makin lama makin memiliki beragam tantangan yang tidak mudah, bahkan bisa dikatakan sangat berat. Baik dari umat muslim sendiri, non muslim sampai pada perkembangan peradaban yang makin beragam. Peradaban yang makin menjauhi agama dan lebih dekat pada materi. Budaya hidup materialys dan hedonys sudah sangat merebak bagai bunga yang berkembang liar tanpa batas. Apalagi dengan perkembanganteknologi informasi yang mendunia makin menambah liarnya pemikiran-pemikiran dan perilaku yang non religious. Dari jaringan internet yang berupa face book, blogger/ blog, twitter dan website- website pribadi seolah mengindikasikan bahwa mereka bisa meng-upload apa saja tanpa terbatas etis atau tidak, konsumsi pribadi atau bukan. Oleh karenanya, perilaku masyarakat dari kalangan bawah sampai atas, usia anak- anak sampai dewasa, pelajar sampai mahasiswa, pejabat atau orang biasa hampir mayoritas terpengaruh budaya materialisme dan hedonisme. Dengan demikian tantangan Dakwah makin bertambah. Bagaimana para Juru Dakwah/Da‘i/ Muballigh/‘Ulama bisa menyampaikan dakwahnya dengan baik dan bisa diterima dalam kondisi masyarakat yang demikian adalah salah satu bentuk keprihatinan penulis untuk meneliti, menganalisa dan menulis bagaimana strategi dakwah yang tepat saat ini, menjadi inspirasi tulisan yang berjudul Strategi Dakwah Kontemporer. Tulisan ini memaparkan tentang pengertian dakwah, metode dakwah, tantangan dakwah dan bagaimana strategi dakwah saat ini. Bukan dengan menggunakan satu media atau metode yang terbaik melainkan dikolaborasikan media dan metode dakwah sesuai situasi dan kondisi al-mad‘u serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dakwah Islam.

Full Text:

PDF

References


Abdulloh, Dzikron (1989). Metodologi Dakwah. Semarang : IAIN Walisongo

Aceh, Abu Bakar (1971). Beberapa Catatan Mengenai Dakwah Islam. Semarang: Ramadhani

Al-Qardawi, Yusuf (1999). Berinteraksi dengan AL-Qur’an. Jakarta: Gema Insani Arikunto,

Suharsini (2001). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineke CiptaDaulany

Hamdan (2001). Dakwah di Tengah Persoalan Budaya dan Politik, Yogyakarta: LESFI

DEPAG RI (1997). al-Qur’an dan Terjemahnya. Semarang: Toha PutraHasan, A. (tt.). Terjemah Bulughul Marom jilid 1 & II. Bandung : CV Diponegoro

Helmy, Irfan (2002). Dakwah bilHikmah. Yogyakarta: Mitra Pustaka

Kayo, Khatib Pahlawan (2007). Manajemen Dakwah dari dakwah konvensional. Menuju Dakwah Profesional. Jakarta: AMZAH.

Moleong, Lexy (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya

Muhajir, Noeng (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin

Munir, Wahyu Ilahi (2009M). Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana

Safei, Agus Ahmad (2003).Memimpin dengan Hati yang Selesai, Jejak Langkah dan Pemikiran Baru. Bandung: Pustaka Setia

Saleh, Abdul Rosyad (1977). Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang.Singarimbun, Masri. Metode Penetian Survey. Jakarta: LP3S

Suminto, Aqib (1984). Problematika Dakwah. Jakarta: Pustaka Panjimas Suncoro, Sucipto. Kamus Bahasa Indonesia. Surakarta: Bringin 55

Syukir, Asmuni (1983). Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya: Al-Ikhlas.

Umawi, Barmawi (1987). Azas-azas Ilmu Dakwah. Semarang: Ramadhani

Zaedan, Abdul Karim (1983). Ushulud Dakwah, terj.H.M Asnawi Syukur, Dasar-dasar Ilmu Dakwah. Jakarta: Media Dakwah.

Zuhairi dkk. (2004). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara




DOI: https://doi.org/10.52802/amk.v2i2.38

Refbacks

  • There are currently no refbacks.