PEMBELAJARAN IPS MI, MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARANNYA (Sebuah Pendekatan Teoritik )

NFN Muniriyanto

Abstract


Pembelajaran merupakan upaya orang yang tujuannya membantu orang belajar. Dalam belajar kita membutuhkan strategi untuk mencapai target apa yang kita pelajari. Ada lima perilaku kunci penting bagi pengajaran yang efektif yaitu; kejelasan pelajaran, variasi mengajar , penjelasan guru, kesatuan proses pelajaran, tingkat kesuksesan siswa. Ilmu pengetahuan sosial merupakan seperangkat fakta, peristiwa, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia untuk membangun dirinya, masyarakatnya, bangsanya dan lingkungannya berdasarkan pada pengalaman masa lalu yang dapat dimaknai untuk masa kini, dan diantisipasi untuk masa yang akan datang. Melalui pelajaran ilmu pengetahuan sosial, siswa diarahkan, dibimbing, dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang baik. Menjadi warga negara dan warga dunia yang baik merupakan tantangan yang berat karena masyarakat global selalu mengalami perubahan besar setiap saat. IPS merupakan unsur penting dalam kurikulum sekolah. Tujuan utama dari IPS adalah membantu siswa belajar tentang dunia sosial dimana mereka tinggal dan bagaimana menjalani hidup di dunia; belajar mengenal realitas sosial; dan mengembangkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk memberikan pencerahan pada kemanusian. IPS memfokuskan pada pendidikan kewarganegaraan, yang berarti belajar berpartisipasi dalam kehidupan kelompok. Metode-metode pembelajaran ilmu pengetahuan sosial cukup beraneka ragam. Keanekaragaman tersebut meliputi klasifkasi maupun penamaan suatu metode bahkan juga tingkat daya guna dan hasil guna suatu metode. Hal ini terjadi karena tidak ada kesepakatan para ahli mengenai hal-hal tersebut. Guru sebaiknya menentukan metode yang efsien bagi suatu pelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Masing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangan. Karena itu dalam proses kegiatan pembelajaran dapat digunakan lebih dari satu metode.

Full Text:

PDF

References


Gafur, Abdul (1980). Disain instruksional (Suatu langkah sistematis penyusunan pola dasar kegiatan belajar dan mengajar). Solo: Tiga Serangkai

Barth. J. L. (1990). Methods of instruction in social studies education. Tird Edition. Mary Land: University Press of America, Inc.

Dick, W, dkk.(2001). Te systematic design of instruction-5th ed. London: Longman

Domjan, Michael (2005). Te essentials of condtioning and learning. Canada: Tomson Woodwarth.

Gagne, R.M. & Briggs, L.J. (1979), Principles of instructional design, New York: Holt, Renihart and Winston.

Jarolimek, J. (1986). Social Studies in Elementary Education. New York: Mc Millan Publishing Company

Panen (2002). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sardiman, A.M. (2004). Interaksi dan motivasi belajar mengajar, Jakarta: Penerbit Rajawali.

Sunaryo. (1989). Strategi Belajar Mengajar dalam Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Depdikbud Dirjend Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan

Syaiful Bahri Djamarah & Aswan Zain (1995). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta




DOI: https://doi.org/10.52802/amk.v2i2.36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.