PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN

Rismiyati Nurindarwati

Abstract


Salah satu tugas Pengawas adalah melaksanakan supervisi di sekolah yang menjadi tanggung jawabnya. Supervisi sama sekali bukan penilaian unjuk kerja guru. Apalagi bila tujuan utama penilaiannya semata-mata hanya dalam arti sempit, yaitu mengkalkulasi kualitas keberadaan guru dalam memenuhi kepentingan akreditasi guru belaka. Hal ini sangat berbeda dengan konsep supervisi, secara konseptual, supervisi adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran. Supervisi merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Dengan demikian, berarti, esensi supervisi itu sama sekali bukan menilai kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalismenya.

Meskipun demikian, supervisi tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran. Apabila di atas dikatakan, bahwa supervisi merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran, maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya.

Penilaian kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran sebagai suatu proses pemberian estimasi mutu kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, merupakan bagian integral dari serangkaian kegiatan supervisi kunjungan kelas. Agar supervisi dapat membantu guru mengembangkan kemampuannya, maka untuk pelaksanaannya terlebih dahulu perlu diadakan penilaian kemampuan guru, sehingga bisa ditetapkan aspek yang perlu dikembangkan dan cara mengembangkannya.

 

Kata Kunci: Pengawas, Supervisi dan Kinerja Guru

Full Text:

PDF

References


Arifin, I. 2000. Profesionalisme Guru: Analisis Wacana Reformsi Pendidikan dam Era Globalisasi. Simposium Nasional Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang, 25-26 Juli 2001.

Arikunto, Suharsini. 2004. Dasar – dasar Supervisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Atmodiwiro, Soebagio dan Soenarto Tatosiswanto, 1991. Kepemimpinan Pengawas, Kebumen: Adhi Waskitho.

Bafadal Ibrahim, 1979. Supervisi Pengajaran Teori dan Aplikasinya dalam Membina Profesional Guru, Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas RI 2007, Peraturan No 12 Tentang Kompetensi Pengawas. Jakarta: Depdiknas

____________2007, Peraturan Menteri No 13 Tentang Kompetensi Pengawas. Jakarta: Depdiknas.

____________2007, Peraturan Menteri No 19 Tentang Standar Pengelolaan Sekolah/ Madrasah. Jakarta: Depdiknas

Dirjen PMPTK.2009. Bahan Belajar Mandiri Musyawarah kerja pengawas Dimensi Supervisi. Jakarta: Dirjen PMPTK.

Semiawan, Conny. 1985. Bagaimana Cara Membina Guru Secara Profesional. Jurnal Pendidikan. Jakarta.

Yusuf A. Hasan. 2002. Pedoman Pengawasan Untuk Madrasah dan Sekolah Umum. Jakarta: Mekar Jaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.